MASTER38 MASTER38 MASTER38 MASTER38 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 COCOL88 COCOL88 COCOL88 COCOL88 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MAHJONG69 MAHJONG69 MAHJONG69 MAHJONG69 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 ZONA69 ZONA69 ZONA69 NOBAR69 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38
SLOT GACOR HARI INI SLOT GACOR HARI INI
BOSSWIN168 BOSSWIN168
BARON69
COCOL88
MAX69 MAX69 MAX69
COCOL88 COCOL88 LOGIN BARON69 RONIN86 DINASTI168 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 MABAR69 COCOL88 BWTOTO BWTOTO BWTOTO BWTOTO BWTOTO LAMBO69 LAMBO69 LAMBO69
ronin86
bwtoto
bwtoto
bwtoto
master38
Search for:
  • Home/
  • Bisnis/
  • Gandeng 4 Asosiasi Fintech, OJK Atur Pemanfaatan AI pada Industri Jasa Keuangan
Ketua DK OJK, Mahendra Siregar.

Gandeng 4 Asosiasi Fintech, OJK Atur Pemanfaatan AI pada Industri Jasa Keuangan

Sabtu, 25 November 2023 – 05:42 WIB

Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama empat asosiasi fintech di Indonesia, meluncurkan Panduan Kode Etik Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence) yang Bertanggung Jawab dan Terpercaya di Industri Teknologi Finansial.

Baca Juga :

Kominfo Bakal Bikin Regulasi Soal AI

Keempat asosiasi fintech itu yakni Asosiasi Fintech Indonesia (Aftech), Asosiasi Fintech Syariah Indonesia (AFSI), Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI), dan Asosiasi Layanan Urun Dana Indonesia (ALUDI)

Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar berpesan, teknologi memiliki peran sentral dalam membentuk masa depan pembangunan nasional, dan menjadi pendorong utama bagi kemajuan ekonomi, sosial, serta lingkungan.

Baca Juga :

5 ‘Skill’ Digital agar Karir Cemerlang di 2024

“Penting untuk diingat bahwa tanpa sustainable, tidak ada survival. Setiap kemajuan teknologi harus disertai dengan tanggung jawab, yang salah satunya ialah perlindungan data dan konsumen dalam menggunakan keuangan digital yang merupakan pilar utama dalammembangun kepercayaan yang kokoh di tengah dinamika dunia keuangan digital,” kata Mahendra dalam keterangannya, Jumat, 24 November 2023.

Dia menambahkan, Good Corporate Governance (GCG) dan Governance Risk Compliance (GRC), telah memegang peran krusial.

Baca Juga :

Ketua Dewa Pers: AI Tak Memberikan Kontribusi Positif untuk Pembuatan Berita

Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar.

Photo :

VIVA/Mohammad Yudha Prasetya

“Yakni dalam memastikan bahwa lembaga keuangan dan penyedia layanan keuangan digital menjalankan operasinya dengan transparansi, etika, dan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku,” ujarnya.

Senada, Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto OJK, Hasan Fawzi berharap, panduan yang dimaksud ini dapat menjadi acuan bagi asosiasi, untuk menyusun ‘code of conduct’ dalam rangka mengoptimalkan fungsi Artificial Intelligence (AI) di industri fintech.

“Sehingga AI dapat memberikan manfaat dalam pengembangan inovasi di sektor fintech, dan dapat memitigasi risiko yang muncul di kemudian hari,” kata Hasan.

Artificial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan.

Dia mengatakan, peluncuran panduan ini merupakan komitmen OJK, untuk terus bekerja sama dan berkolaborasi dengan asosiasi dan para pelaku industri. Terutama dalam memastikan bahwa penerapan teknologi ini dilakukan dengan bertanggung jawab dan dapat dipercaya. 

“OJK juga senantiasa merangkul inovasi yang positif dan memberikan arah yang jelas bagi para pemangku kepentingan di industri insurtech,” ujarnya.

Halaman Selanjutnya

Senada, Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto OJK, Hasan Fawzi berharap, panduan yang dimaksud ini dapat menjadi acuan bagi asosiasi, untuk menyusun ‘code of conduct’ dalam rangka mengoptimalkan fungsi Artificial Intelligence (AI) di industri fintech.

COCOL88 GACOR77 RECEH88 NGASO77 TANGO77 PASUKAN88 MEWAHBET MANTUL138 EPICWIN138 WORTEL21 WORTEL21 WORTEL21 WORTEL21 WORTEL21